- ” Hanya Sebuah Brainstorm ” -

DIALOG ABSURD [Part 2]

Mei 31, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

————————————————-

“Ya udah! 10.000 dapet dua, tapi gak bisa kurang lagi!”

Pembeli: “Pak, ikan cupang-nya satunya berapa?”
Penjual ikan: “Lima ribu dek.”
Pembeli: “Wah, mahal banget tuh pak, kalo lima jadi Rp 25.000,- gimana?”
Penjual ikan: “Wah, belum dapet tuh dek . . . “

Didengar oleh teman yang ingin memasukan si penjual dan pembeli ke dalam toples berisi air.

————————————————-

“Santai dulu lah, masih sempat kok . . .”

Mahasiswa #1: “Jam berapa sekarang?”
Mahasiswa #2: “Jam 11.00″
Mahasiswa #1: (buru-buru) “Anjrit! Gue telat!!”
Mahasiswa #2: “Kuliah jam 11?”
Mahasiswa #1: “Enggak. Kuliah jam 9.00″

Kantin universitas, didengar oleh mahasiswa lain yang ingin men-tattoo jadwal kuliah di muka si mahasiswa #1.

————————————————-

“Karena saya adalah karyawan yang penuh inisiatif . . . “

Bos majalah: “Bagaimana distribusi majalah? Sudah selesai apa ada kendala?”
Karyawan baru: “Sudah pak! Semua sudah di cancel sesuai jadwal!”
Bos majalah: “Hah?! Kok di cancel?! Kenapa bisa di cancel?!”
Karyawan lama: “Maaf pak, mungkin maksudnya di handle pak. Semua sudah selesai kok pak.”

Pulogadung, didengar karyawan-karyawan lain yang panik melihat bos-nya hampir kena serangan jantung.

————————————————-

“Bener-bener anak mama . . . “

Ibu muda yang baru melahirkan: “Aduuh, suster, itu anak siapa sih yang nangis? Berisik banget!”
Suster: “Itu anak ibu . . .”

Rumah sakit bersalin di jakarta, didengar oleh suster yang merasa kasihan dengan bayi tersebut.

————————————————-

“Percaya deh, gua ngerti layout kok!”

Account Executive Pede Abis: “Jadi format-nya print ad-nya nanti vertikal.”
Art Director: “Ok… Memanjang ke atas ya…”
Account Executive Pede Abis: “Ya, gak dong… Format-nya vertikal berarti memanjang ke samping!”

Didengar Account Manager yang kini faham kenapa pekerjaan banyak yang salah.

Kategori: Jokes
Ditandai: ,

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar